SERANG - DISPORA – Pembinaan olahraga di daerah merupakan bagian dari mata rantai yang tidak terpisahkan dengan pembinaan olahraga nasional. Mengacu pada Undang-undang No.3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional bahwa ruang lingkup olahraga meliputi olahraga pendidikan, olahraga rekreasi dan olahraga prestasi.

Olahraga rekreasi dilakukan sebagai bagian proses pemulihan kembali kesehatan dan kebugaran, dimana pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat berkewajiban menggali, mengembangkan dan memajukan olahraga rekreasi melalui kegiatan pembinaan, penyediaan prasarana dan sarana.

Dalam rangka mensosialisasikan kembali olahraga tradisional kepada masyarakat di Provinsi Banten serta dalam menyemarakan Perhelatan Akbar ASEAN GAMES. Pesta Olahraga Musim Panas Asia 2018), secara resmi dikenal sebagai Asian Games XVIII, adalah edisi ke-18 dari acara multi event olahraga regional Asia yang rencananya akan diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 18 Agustus 2018 - 2 September 2018, di dua tempat yaitu Jakarta dan Palembang, serta beberapa tempat sebagai tuan rumah pendukung seperti Lampung, Jawa Barat, dan Banten. Jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan sebanyak 41 cabang, terdiri dari 33 cabang olahraga olimpiade dan 8 cabang olahraga non olimpiade.

Pada Rapat Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Tingkat Provinsi Banten Tahun 2018, dibahas mengenai beberapa hal yang terkait tentang pelaksanaan kegiatan festival diantaranya :

  1. Hari dan Tanggal Kegiatan
  2. Cabang Olahraga Tradisional yang diperlombakan
  3. Peserta
  4. Dan pendukung lainnya.

Dari Rapat persiapan yang diselenggarakan pada hari Kamis, tanggal 03 Mei 2018 yang diikuti oleh Dispora Kabupaten / Kota dan Perwakilan Forum Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Provinsi Banten. Ada beberapa hal yang telah disepakati.

Waktu penyelenggaraan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Tingkat Provinsi Banten Tahun 2018 adalah hari Sabtu tanggal 23 Juni 2018. Adapun teknis kegiatan diserahkan kepada Panitia yaitu Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten.

Menurut Ibu Hj, Yoyoh Juhaeriah, Ibu Kepala Seksi Pembinaan Olahraga Rekreasi dan Industri Olahraga yang mewakili Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten mengatakan bahwa Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Tk. Provinsi Banten adalah Festival yang di diadakan setiap tahun yang dilaksanakan dan diarahkan untuk memassalkan olahraga sebagai upaya mengembangkan kesadaran masyarakat  dalam meningkatkan kesehatan, kebugaran, kegembiraan, dan hubungan sosial. Didalam pelaksanaannya pun akan terdapat seleksi bagi Group / Peserta dari Kabupaten / Kota yang akan mewakili Provinsi Banten dalam Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional, diadakan pada Bulan Juli di Provinsi Jambi. Untuk itulah diperlukan kerjasama dari Dispora Kabupaten / Kota untuk segera mengirimkan peserta yang akan memperagakan Olahraga Asli Tradisionalnya Masing – Masing.

Adapun Cabang Olahraga tradisional yang dipertandingkan pada Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Tk. Provinsi Banten, diantaranya :

      1.    Olahraga Tradisional Asli Daerah

Secara garis besar Olahraga Tradisional Asli Daerah berasal dari permaianan asli, alami, yang berasal dari turun – temurun, yang juga merupakan warisan leluhur nenek moyang.

Masing – masing daerah mempunyai olahraga tradisional asli daerah, seperti : bola lem, beksi, tajiwareng, dan akhir – akhir ini yang terbaru adalah olahraga bola sundul yang ada di Kabupaten Tangerang.

2.    Egrang

Egrang atau jangkungan adalah galah atau tongkat yang digunakan seseorang agar bisa berdiri dalam jarak tertentu di atas tanah. Enggrang berjalan adalah enggrang yang diperlengkapi dengan tangga sebagai tempat berdiri, atau tali pengikat untuk diikatkan ke kaki, untuk tujuan berjalan selama naik di atas ketinggian normal.

3.    Hadang

Hadang adalah permainan olahraga tradisional yang tidak mempergunakan alat apapun sebagaimana permainan tradisional sebelumnya. Olahraga tradisional hadang dimainkan secara beregu, baik putera maupun puteri. Jumlah anggota regu sebanyak 8 orang, terdiri dari 5 orang sebagai pemain inti dan 3 orang selebihnya sebagai pemain cadangan.

4.    Terompah Panjang

Terompah panjang adalah permainan olahraga tradisional yang mempergunakan kayu panjang dengan ukuran tertentu sebagai alat mengadu kecepatan dengan menempuh jarak yang telah ditentukan. Sebagaimana permainan tradisional egrang, permainan terompah panjang ini juga sudah cukup dikenal oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia dan sering dilombakan pada acara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia pada bulan Agustus

5.    Tarik Tambang (olahraga hiburan) (untuk satu group pada Kab / Kota )

Tarik tambang merupakan permainan olahraga tradisional yang mempergunakan seutas tambang dengan ukuran tertentu sebagai alat mengadu kekuatan untuk  saling menarik antara regu yang satu dengan regu yang lain. Olahraga tradisional tarik tambang dimainkan secara beregu, baik putera maupun puteri. Jumlah anggota regu disesuaikan dengan keadaan, satu penyelenggara dengan penyelenggara yang lain tidak pasti harus sama.