SOLO – Hasil negatif didapat tim sepak bola Banten pada babak penyisihan cabang olahraga (cabor) sepak bola Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) III 2018. Di laga pembuka, Banten kalah telak dari tim sepak bola Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan skor 1-5 yang dihelat di Stadion Sriwidari, Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/11) pagi. Dengan hasil minor tersebut, kesebelasan Banten gagal meraih poin penuh di peringkat klasemen sementara cabor sepak bola. Sedang, DIY nangkring di pucuk klasemen dengan nilai tiga. Laga kedua, Banten akan menghadapi tim sepak bola Provinsi Bali yang akan dihelat di lokasi yang sama pada, Jumat (9/11) pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Sekadar cabor sepak bola hanya diikuti lima provinsi di antaranya Banten, Bali, DIY, Jawa Tengah, dan Kalimatan Selatan.

Pelatih Kepala Tim Sepak Bola Banten untuk Popwil III 2018, Zulhandikar Batubara, mengakui timnya tampil di bawah performa harapan tim pelatih. “Jujur secara hasil kami kurang puas. Yang pasti anak-anak bermain sangat  jauh dari performa yang sebenarnya. Tim bermain tidak sesuai karakternya seperti biasanya,” kata Zulhandikar, kepada Banten Raya, kemarin.

Ia menyebutkan, skuat pemain yang tergabung dalam tim sepak bola Banten untuk Popwil ini telah melakoni persiapan cukup selama satu tahun. “Kami tidak menyangka harus kalah telak dengan skor 1-5. Padahal pemain-pemainnya merupakan sebagian besar pemainnya adalah pernah memperkuat tim sepak bola Popwil Banten dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 serta finalis Piala Soeratin tahun 2017. Iya itulah sepak bola yang tidak bisa diprediksi. Bukan seperti ilmu matematika,” ungkap dia beranalogi.

Namun begitu, masih kata Zulhandikar, di laga kedua pasukannya akan menghadapi tim sepak bola Provinsi Bali yang dijadwalkan akan digelar hari ini di lokasi serupa. “Peluang kita besar untuk menang. Yang penting anak-anak bisa main seperti karakter yang sudah dilatih sebelumnya,” ucapnya. (harir)