PELEPASAN KONTINGEN ATLIT TAFISA WORLD SPORT FOR ALL GAMES 2016 PROVINSI BANTEN


KOTA SERANG - Pemerintahan Provinsi Banten  Melepas Kontingen Atlit  menuju Tafisa World Games tahun 2016 , di Balai Budaya Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Banten ( KP3B) 05 Oktober 2016 pada pukul 08.30 dihadiri oleh Kontingen Atlit Banten Tafisa world games 2016 . Arahan acara Tafisa World Games 2016 disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten Bapak Dr. Ali Fadillah dan pelepasan Kontingen Banten oleh  ASDA III Bpk. Ir. Widodo Hadi mewakili Gubernur Banten.

Tafisa world Games sendiri merupakan kerjasama yang baik antara Stakeholder Keolahragaan yaitu Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Banten dan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten. Ajang  bergengsi dimata internasional yang dimulai dari tanggal 06 – 12 Oktober, di Provinsi DKI Jakarta. Ada tiga belas cabang lomba yang  akan diikuti oleh para kontingen Atlit dari banten antara lain ;Enggrang PA/PI, Terompah Panjang PA/PI, Hadang PI, Dagongan PI, Barongsai, Lion Dance, Senam Kreasi, Senam Sajojo, Senam Tera, Bmx, Silat/Beksi, Layang-Layang, Dan Yang Terakhir Adalah Atraksi Debus.

Perihal hal tersebut, pemerintah Provinsi Banten mengambil langkah  dengan cara mensupport dan mengirimkan para kontingen Atlit terbaik yang dimiliki didaerah untuk mengikuti rangkaian kegiatan Tafisa di Jakarta. seperti yang dikutip dalam sambutan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi banten Bapak Dr. Ali Fadillah.“acara ini adalah bentuk apresiasi dan support dari pemerintah dalam mendukung perkembangan pemberdayaan olehraga dikalangan masyarakat Indonesia khususnya untuk Putra dan Putri daerah“

Melihat besarnya peluang olahraga tradisional Indonesia dilirik dan diperhatikan di mata internasional ASDA III Bpk. Ir. Widodo Hadi  selaku perwakilan dari Gubernur Banten dalam pidatonya menyampaikan “ Event ini mengusung tema Unity in Diversity (Bhineka Tunggal Ika) merupakan salah satu kegiatan dalam porgram kepariwisataan Iindonesia “Pesona Indonesia” yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah khususnya provinsi banten untuk mempromosikan olahraga tradisional dan permainan sebagai identitas dan warisan budaya bangsa Indonesia di berbagai daerah”

 Download Attachment

Share this Post