Gubernur Banten Resmi Buka PEPARPEDA IX Tahun 2026 di Kota Cilegon, Ajang Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi Menuju PEPARPENAS 2027

Sumber Gambar : Dispora

Cilegon – Semangat sportivitas, persaudaraan, dan prestasi mewarnai pembukaan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (PEPARPEDA) IX Provinsi Banten Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Gedung Tenis Indoor Asa Sport, Kota Cilegon, Rabu (24/6/2026). Kegiatan olahraga pelajar disabilitas terbesar di Provinsi Banten tersebut secara resmi dibuka oleh Andra Soni, didampingi Robinsar serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten.

PEPARPEDA IX Tahun 2026 akan berlangsung selama empat hari, mulai 24 hingga 27 Juni 2026, dengan mempertandingkan empat cabang olahraga, yaitu para bulutangkis, para atletik, para renang, dan para tenis meja. Ajang ini diikuti oleh atlet-atlet pelajar disabilitas terbaik dari kabupaten dan kota se-Provinsi Banten yang telah menjalani proses pembinaan di daerah masing-masing.

Dalam sambutannya, Gubernur Banten menegaskan bahwa PEPARPEDA bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga wadah untuk menunjukkan kemampuan, semangat juang, dan potensi besar yang dimiliki para pelajar disabilitas.

"Melalui PEPARPEDA, kita membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Atlet-atlet pelajar disabilitas Banten memiliki semangat luar biasa yang patut menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon menyampaikan rasa bangga karena Kota Cilegon dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan PEPARPEDA IX Tahun 2026. Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat inklusivitas dan kepedulian terhadap penyandang disabilitas.

"Kami menyambut seluruh kontingen dari kabupaten dan kota se-Banten dengan penuh kebanggaan. Semoga para atlet dapat bertanding dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menciptakan prestasi terbaik," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten menyampaikan bahwa PEPARPEDA IX Tahun 2026 merupakan puncak pembinaan olahraga pelajar disabilitas di Provinsi Banten yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali pada tahun genap. Selain itu, ajang ini juga menjadi bagian penting dari persiapan menuju Pekan Paralympic Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XIX Tahun 2027 yang akan diselenggarakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, pelaksanaan PEPARPEDA IX memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya mengukur hasil pembinaan prestasi atlet pelajar disabilitas di Banten, menjadi ajang seleksi pembentukan tim pelajar disabilitas Banten untuk menghadapi multi event nasional, melahirkan calon atlet andalan masa depan, meningkatkan motivasi berlatih dan berprestasi, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui olahraga.

Atmosfer pembukaan berlangsung penuh semangat. Para atlet dari berbagai daerah hadir dengan optimisme tinggi untuk memberikan penampilan terbaik di arena pertandingan. Sorak dukungan dari para pendamping, pelatih, dan masyarakat yang hadir menambah semarak acara pembukaan.

PEPARPEDA IX Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet paralimpik muda yang kelak mengharumkan nama Banten di tingkat nasional bahkan internasional. Lebih dari sekadar perolehan medali, ajang ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga adalah ruang yang setara bagi semua untuk berkembang, berprestasi, dan menginspirasi.

Dengan resmi dibukanya PEPARPEDA IX Tahun 2026, harapan besar kini tertuju kepada para atlet pelajar disabilitas Banten untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus mempersiapkan langkah menuju panggung nasional pada PEPARPENAS XIX Tahun 2027. Semangat juang mereka menjadi simbol bahwa prestasi tidak mengenal batas dan setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih mimpi.


Share this Post